SOSIALISASI PILKADA 2010

Sosialisasi dan pendidikan pemlih merupakan salah satu critical point dalam rangkaian pelaksanaan pemilu. Jika tingkat partisipasi pemilih dijadikan salah satu indicator keberhasilan dalam sebuah pemilu, maka sosialisasi dan pendidikan pemilih menjadi sebuah keharusan. Oleh karena itu, dalam setiap penyelenggaraan pemilu KPU selalu menggunakan bermacam strategi untuk menyampaikan berbagai informasi kepemiluan dan ajakan untuk menggunakan hak pilihnya dengan bijak.

Secara umum, tujuan sosialisasi adalah untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat mengenai pemilu dengan cara menginformasikan beberapa hal teknis sehingga pemilih mampu menggunakan hak politik dan hak pilihnya dengan benar. Hal hal teknis yang disampaikan anatar lain meliputi tahapan pemilu, pemutakhiran data pemilih, peserta pemilu, visi dan misi pasangan calon (untuk Pilkada), kampanye serta tatacara pemungutan dan penghitungan suara.

Untuk menyampa dilakukan pesan pesan kepemiluan tersebut digunakan berbagai metode penyampaian. Cara yang paling umum dengan menggunakan metode tatap muka, semisal ceramah, diskusi dan simulasi. Cara lain adalah menggunakan bantuan media, semisal mendistribusikan leaflet, poster, dan spanduk . Selain itu digunakan pula media kesenian baik seni modern. Metode lain yang dimanfatkan dalam penympaian pesan sosialisasi adalah dengan melakukan mobilisasi social, yaitu dengan melibatkan ormas ormas local untuk berperan dalam pendistribusian informasi kepemiluan.

You are here: Home Berita Slide Top Pilkada 2010 : Sosialisasi